Minggu, 11 Desember 2011
KONSUMSI
Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.[1] Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali (Jawa: kulakan), maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen.
Kamis, 24 November 2011
permintaan dan penawaran
Teori penawaran dan permintaan (bahasa Inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisa ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.
[sunting] Pengertian penawaran
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:- Harga barang itu sendiri.
- Harga sumber produksi.
- Tingkat produksi.
- Ekspektasi/perkiraan.
[sunting] Pengertian permintaan
Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :- Harga barang itu sendiri.
- Harga barang lain yang berkaitan.
- Tingkat pendapatan.
- Selera konsumen.
- Ekspektasi/perkiraan.
[sunting] Pranala luar
| Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Penawaran dan permintaan |
- Nobel Prize Winner Prof. William Vickrey: 15 fatal fallacies of financial fundamentalism - A Disquisition on Demand Side Economics
- "Marshallian Cross Diagrams and Their Uses before Alfred Marshall: The Origins of Supply and Demand Geometry" by Thomas Humphrey (via the Richmond Fed)
- Supply and Demand book by Hubert D. Henderson at Project Gutenberg.
- Price Theory and Applications by Steven E. Landsburg ISBN 0-538-88206-9
- An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, Adam Smith, 1776 [1]
- By what is the price of a commodity determined?, a brief statement of Karl Marx's rival account [2]
- The Economic Motivation of Open Source Software: Stakeholder Perspectives, Dirk Riehle, 2007 [3]
- Supply and Demand by Fiona Maclachlan and Basic Supply and Demand by Mark Gillis, Wolfram Demonstrations Project.
| Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Kategori tersembunyi:
Ruang nama
Varian
Komunitas
Wikipedia
Cetak/ekspor
Bahasa lain
- العربية
- Azərbaycanca
- Български
- বাংলা
- Bosanski
- Català
- Česky
- Dansk
- Deutsch
- Ελληνικά
- English
- Esperanto
- Español
- Euskara
- فارسی
- Suomi
- Français
- Frysk
- Galego
- עברית
- Íslenska
- Italiano
- 한국어
- Latina
- ລາວ
- Lietuvių
- Latviešu
- Македонски
- मराठी
- Bahasa Melayu
- नेपाल भाषा
- Nederlands
- Occitan
- Polski
- پښتو
- Português
- Română
- Русский
- Саха тыла
- Srpskohrvatski / Српскохрватски
- සිංහල
- Simple English
- Slovenčina
- Slovenščina
- Српски / Srpski
- Svenska
- தமிழ்
- ไทย
- Tagalog
- Türkçe
- Українська
- Halaman ini terakhir diubah pada 09.20, 17 November 2011.
- Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.
Selasa, 22 November 2011
permintaan dan penawaran
| PERMINTAAN BERAS MENINGKAT ; Magelang Kembangkan Padi Organik |
| 22/11/2011 08:53:36 MUNGKID (KR) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP), mulai mengembangkan produk padi organik. Bahkan, kini telah memiliki lahan seluas kurang lebih 600 hektare tersebar di lima dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang. “Untuk sementara ini, kami baru memiliki sekitar 600 hektare. Ke depan, kami tetap akan berusaha meningkatkannya. Apalagi, permintaan produk organik terutama beras, terus meningkat,” kata Ir Agusliem di kantornya, Senin (21/11). Sedang lima dari 21 kecamatan yang telah mengembangkan padi organik itu, meliputi Kecamatan Sawangan, Bandongan, Kajoran, Salaman dan Ngluwar. “Ke depan, kami akan mengembangkan ke kecamatan lain. Minimal, akan memaksimalkan lahan di lima kecamatan itu. Pada prinsipnya, kami optimis akan berkembang, karena sekarang ini saja sudah banyak petani yang berminat menggarap lahannya menuju organik,” terangnya. Di Desa Tanjung Anom Kecamatan Salaman sendiri, pengolahan lahan menuju organik baru disosialisasikan tahun 2010 lalu melalui program Unit Pengelola Farmer Managed Extension Activities (UP- FMA). Namun demikian, dari 5 hektare lahan yang menjadi percontohan, hasilnya cukup bagus dengan rata-rata mencapai 8 ton setiap kali panen dari sekitar 7 ton sebelumnya. Tak ayal, kini banyak petani di wilayah itu yang berminat meniru. “Saat ini ada beberapa petani di Dusun Tanjung Anom, Banjarharjo, Kebunrejo dan Ngampel Dento, yang berniat mencoba. Ke depan, mungkin tidak hanya 5 hektare lagi, kami berharap bisa mencapai 100 dari 3.500 hektare lahan pertanian di wilayah ini,” kata Slamet Suriri, Kepala Desa Tanjung Anom. (Bag)-c |
Jumat, 18 November 2011
Kamis, 03 November 2011
Alfred MArshall
Alfred Marshall lahir di Bermondsey, London, Inggris. Tanggal 26 Juli 1842. Ia adalah ahli ekonomi Inggris yang paling berpengaruh.
Langganan:
Komentar (Atom)
